Apa Itu ISO 45001?
ISO 45001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Standar ini menggantikan OHSAS 18001 dan menjadi acuan global untuk menciptakan tempat kerja yang aman.
Mengapa K3 Harus Jadi Prioritas?
Data dari ILO menunjukkan:
- 2,78 juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
- 374 juta cedera non-fatal terjadi setiap tahun
- Kerugian ekonomi mencapai 3,94% GDP global
Di Indonesia, UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan PP No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3 mewajibkan perusahaan menerapkan sistem manajemen K3.
Struktur ISO 45001:2018
Klausul Utama
- Konteks Organisasi — memahami isu K3 dan kebutuhan pekerja
- Kepemimpinan & Partisipasi Pekerja — komitmen manajemen dan keterlibatan pekerja
- Perencanaan — identifikasi bahaya, penilaian risiko, penentuan kontrol
- Dukungan — sumber daya, kompetensi, komunikasi, dokumentasi
- Operasi — pengendalian operasional, manajemen perubahan, tanggap darurat
- Evaluasi Kinerja — monitoring, audit internal, tinjauan manajemen
- Perbaikan — investigasi insiden, tindakan korektif, peningkatan berkelanjutan
Hierarki Pengendalian Risiko
- Eliminasi — hilangkan sumber bahaya
- Substitusi — ganti dengan yang lebih aman
- Engineering Control — isolasi pekerja dari bahaya
- Administrative Control — prosedur dan pelatihan
- APD — alat pelindung diri (terakhir)
Perbedaan ISO 45001 vs OHSAS 18001
| Aspek | OHSAS 18001 | ISO 45001 | |-------|-------------|-----------| | Struktur | Standalone | High Level Structure (HLS) | | Fokus | Bahaya dan risiko | Risiko dan peluang | | Kepemimpinan | Manajemen representatif | Top management langsung | | Pekerja | Partisipasi terbatas | Partisipasi aktif wajib | | Konteks | Tidak ada | Analisis konteks organisasi |
Ikuti pelatihan ISO 45001 dan K3 di Dilatih.co. Lindungi pekerja dan penuhi persyaratan regulasi.
Baca juga: Panduan Pelatihan & Sertifikasi ISO
Pelatihan terkait: Certified Audit SMK3 Professional

