Sertifikasi BNSP Akuntansi Syariah mengakui kompetensi menyusun pencatatan dan laporan keuangan berbasis prinsip syariah. Skema yang paling umum adalah Teknisi Akuntansi Muda Syariah (jenjang KKNI), mengacu pada SKKNI bidang jasa akuntansi. Sertifikat diterbitkan LSP berlisensi BNSP setelah peserta lulus uji kompetensi.
Diperbarui Oktober 2026 oleh Tim Dilatih — redaksi platform pelatihan & sertifikasi profesional.
Apa itu sertifikasi akuntansi syariah BNSP?
Akuntansi syariah memiliki perlakuan berbeda dari akuntansi konvensional — misalnya pencatatan akad murabahah, mudharabah, zakat, dan larangan riba — sehingga mengacu pada PSAK Syariah. BNSP, yang dibentuk melalui PP No. 10 Tahun 2018, memberi lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk menguji kompetensi ini. Beberapa LSP perguruan tinggi, seperti LSP Universitas Gunadarma dan LSP Universitas Nurul Jadid, sudah memiliki skema Teknisi Akuntansi Muda Syariah. Jika Anda ingin jalur akuntansi umum lebih dulu, lihat Sertifikasi BNSP Teknisi Akuntansi.
Apa saja unit kompetensi yang diuji?
Skema Teknisi Akuntansi Muda Syariah umumnya mencakup unit kompetensi inti seperti:
- Menerapkan prinsip praktik profesional dan etika dalam bekerja.
- Mengelola dokumen dan bukti transaksi syariah.
- Memproses entri jurnal transaksi berbasis akad syariah.
- Memproses buku besar dan menyusun neraca lajur.
- Menyusun laporan keuangan entitas syariah sesuai PSAK Syariah.
Rincian unit dapat berbeda antar-LSP, jadi minta salinan skema resmi sebelum mendaftar.
Apa syarat ikut sertifikasi akuntansi syariah?
Syarat umum yang biasa diminta LSP:
- Pendidikan minimal SMK jurusan akuntansi, atau mahasiswa/lulusan D3/S1 akuntansi/ekonomi syariah.
- Memiliki pengalaman atau telah menempuh pembelajaran akuntansi syariah.
- Melengkapi berkas: formulir APL-01 (permohonan) dan APL-02 (asesmen mandiri), identitas, serta bukti/portofolio pendukung.
Belum paham cara mengisi berkasnya? Baca panduan formulir APL-01 & APL-02 BNSP.
Bagaimana cara daftar sertifikasi BNSP akuntansi syariah?
- Pilih LSP berlisensi BNSP yang menyediakan skema akuntansi syariah; verifikasi lisensinya di bnsp.go.id.
- Ajukan permohonan dengan mengisi APL-01 dan asesmen mandiri APL-02.
- Ikuti uji kompetensi (asesmen) oleh asesor — bisa berupa uji tulis, praktik, dan wawancara.
- Terima sertifikat BNSP bila dinyatakan "Kompeten"; sertifikat berlaku beberapa tahun dan perlu resertifikasi.
Berapa biaya sertifikasi BNSP akuntansi syariah?
Biaya bervariasi menurut LSP dan apakah Anda mengikuti pelatihan persiapan atau langsung uji kompetensi. Tidak ada tarif tunggal nasional, sehingga kami tidak mencantumkan angka pasti di sini — mintalah rincian resmi ke LSP pilihan Anda. Sebagai gambaran kisaran biaya sertifikasi BNSP bidang akuntansi secara umum, lihat rincian biaya sertifikasi BNSP akuntansi. Untuk memperkuat profil karier, banyak peserta memasangkannya dengan sertifikasi perpajakan.
Ingin menguasai fondasi akuntansi sebelum masuk skema syariah? Program Certified Fundamental Accounting Associate dapat menjadi batu loncatan yang pas.
Apa saja akad syariah yang perlu dikuasai?
Perbedaan utama akuntansi syariah terletak pada perlakuan akad. Beberapa akad yang kerap muncul dalam asesmen:
- Murabahah — jual beli dengan margin keuntungan yang disepakati; pencatatan harga perolehan dan margin terpisah.
- Mudharabah — kerja sama bagi hasil antara pemilik dana dan pengelola.
- Musyarakah — kemitraan modal dengan pembagian hasil dan risiko.
- Ijarah — sewa/jasa dengan pengakuan pendapatan sewa.
- Salam & istishna — jual beli pesanan dengan skema pembayaran khusus.
Pencatatan zakat, infak, dan sedekah serta pemisahan sumber dana halal juga menjadi ciri khas yang diuji, berbeda dari akuntansi konvensional.
Apa bedanya jenjang Muda, Madya, dan Penyelia?
Skema akuntansi (termasuk syariah) umumnya mengikuti jenjang KKNI:
- Teknisi Akuntansi Muda — jenjang operasional: mencatat transaksi, mengelola buku besar, hingga menyusun laporan keuangan dasar entitas syariah. Ini jenjang yang paling banyak diambil pemula.
- Teknisi Akuntansi Madya — menangani pekerjaan yang lebih kompleks dengan tanggung jawab lebih besar atas kualitas laporan.
- Penyelia/Ahli — peran supervisi, review, dan pengambilan keputusan akuntansi.
Pilih jenjang sesuai pengalaman dan kebutuhan karier; sebagian besar pelamar kerja level awal cukup memulai dari jenjang Muda.
Bagaimana prospek karier lulusan akuntansi syariah bersertifikat?
Pertumbuhan industri keuangan syariah — bank syariah, unit usaha syariah, koperasi syariah, BPRS, lembaga amil zakat, hingga fintech syariah — menambah kebutuhan tenaga akuntansi yang paham PSAK Syariah. Sertifikat BNSP menjadi pembeda saat melamar karena membuktikan kompetensi secara independen, bukan sekadar klaim di CV. Peran yang relevan antara lain staf akuntansi syariah, staf pembiayaan, auditor internal lembaga syariah, dan admin keuangan koperasi. Sertifikasi ini juga sejalan dengan arah regulasi penguatan tata kelola SDM di sektor keuangan.
Tips agar lulus uji kompetensi
- Pelajari PSAK Syariah terbaru dan contoh jurnal untuk tiap akad utama.
- Siapkan portofolio/bukti kerja nyata untuk mendukung asesmen mandiri (APL-02).
- Latih soal kasus: dari identifikasi akad → jurnal → laporan keuangan entitas syariah.
- Pastikan skema LSP yang Anda ikuti masih berlaku versinya sebelum mendaftar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu sertifikasi BNSP akuntansi syariah? Sertifikasi kompetensi yang diakui BNSP untuk kemampuan menyusun pembukuan dan laporan keuangan entitas berbasis prinsip syariah, umumnya lewat skema Teknisi Akuntansi Muda Syariah.
Apa bedanya dengan akuntansi konvensional? Akuntansi syariah mengikuti PSAK Syariah dengan perlakuan khusus untuk akad seperti murabahah dan mudharabah, pencatatan zakat, serta menghindari unsur riba, sehingga unit kompetensinya berbeda.
Siapa yang cocok mengambil sertifikasi ini? Staf akuntansi di bank/koperasi syariah, lembaga keuangan mikro syariah, amil zakat, serta mahasiswa dan lulusan akuntansi/ekonomi syariah yang ingin bukti kompetensi resmi.
Berapa biaya sertifikasinya? Biaya bervariasi antar-LSP dan tergantung apakah disertai pelatihan persiapan; tidak ada tarif tunggal, jadi konfirmasikan langsung ke LSP berlisensi yang dipilih.
Berapa lama masa berlaku sertifikatnya? Sertifikat BNSP umumnya berlaku beberapa tahun (lazimnya 3 tahun) dan memerlukan resertifikasi saat masa berlakunya habis.
Sumber / Referensi
- BNSP — Badan Nasional Sertifikasi Profesi
- Skema Teknisi Akuntansi Muda Syariah — LSP Universitas Gunadarma
- Sertifikasi Teknisi Akuntansi Muda Syariah — LSP Universitas Nurul Jadid
- PP No. 10 Tahun 2018 tentang BNSP
Lihat program & jadwal sertifikasi di katalog kursus Dilatih.co.
Baca juga: Panduan Lengkap Sertifikasi BNSP

