Gada Madya dan Gada Utama adalah dua jenjang kompetensi Satpam di atas Gada Pratama. Gada Madya ditujukan untuk level supervisor/Danru (kepala regu), sedangkan Gada Utama untuk level Manajer Keamanan. Sertifikasinya diuji oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP dan direkomendasikan Polri, mengacu Perpol No. 4 Tahun 2020. Artikel ini merangkum perbedaan jenjang, syarat, dan estimasi biayanya (diperbarui September 2026).
Apa saja jenjang kompetensi Satpam?
Berdasarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) No. 4 Tahun 2020, setiap anggota satuan pengamanan wajib memiliki kompetensi sesuai jenjangnya. Ada tiga jenjang:
- Gada Pratama — jenjang dasar bagi anggota Satpam pelaksana. (Lihat panduan Gada Pratama.)
- Gada Madya — jenjang manajerial/supervisor, menyiapkan Satpam sebagai kepala regu (Danru) atau pengawas lapangan.
- Gada Utama — jenjang tertinggi, menyiapkan Satpam sebagai Manajer Keamanan yang merancang dan mengelola sistem pengamanan lokasi.
Apa perbedaan Gada Madya dan Gada Utama?
Perbedaan utamanya ada pada cakupan peran. Gada Madya fokus pada kemampuan menyelia tim di lapangan: memimpin regu, menyusun jadwal, dan mengendalikan prosedur pengamanan harian. Gada Utama fokus pada manajemen keamanan strategis: analisis risiko, perencanaan sistem pengamanan, kebijakan, hingga koordinasi dengan pihak eksternal. Karena itu, Gada Utama umumnya diikuti setelah seseorang menempuh dan berpengalaman pada jenjang di bawahnya.
Apa syarat mengikuti sertifikasi Gada Madya/Utama?
Syarat umum yang diminta LSP/penyelenggara:
- Telah memiliki kompetensi jenjang sebelumnya (Gada Pratama untuk Madya; Madya untuk Utama).
- Pengalaman pada jenjang berjalan — uji kompetensi umumnya dapat ditempuh paling cepat 2 tahun setelah menduduki jenjang kepangkatan terkait.
- Rekomendasi dari perusahaan/BUJP dan mengikuti ketentuan pembinaan dari Korbinmas Baharkam Polri.
- Sehat jasmani-rohani dan melengkapi berkas administrasi.
Persyaratan rinci dapat berbeda antar LSP; konfirmasikan ke penyelenggara berlisensi sebelum mendaftar.
Bagaimana skema uji kompetensinya?
Uji kompetensi dilaksanakan oleh LSP yang berlisensi BNSP dan mendapat rekomendasi Polri. Prosesnya mengikuti pola uji kompetensi BNSP pada umumnya: asesmen portofolio, observasi/praktik, dan wawancara sesuai unit kompetensi jenjang terkait. Setelah dinyatakan kompeten, peserta memperoleh sertifikat kompetensi dari BNSP, serta — sesuai pembinaan Polri — Ijazah dan Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Korbinmas Baharkam Polri.
Kompetensi apa yang diujikan pada jenjang ini?
Unit kompetensi yang diujikan menyesuaikan jenjang. Pada Gada Madya, penekanannya pada kemampuan menyelia: memimpin dan mengendalikan regu pengamanan, menyusun jadwal dan pembagian tugas, menangani gangguan keamanan tingkat lanjut, membuat laporan kejadian, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Pada Gada Utama, materi naik ke level strategis: melakukan analisis kerawanan (security risk assessment), menyusun rencana pengamanan (security plan), merancang prosedur tetap (protap), mengelola anggaran dan sumber daya pengamanan, hingga mengevaluasi efektivitas sistem. Karena itu Gada Utama menuntut pengalaman manajerial yang lebih matang.
Mengapa perusahaan butuh Satpam bersertifikat berjenjang?
Bagi pengguna jasa pengamanan (BUJP maupun satuan pengamanan internal), memiliki personel berjenjang bukan sekadar kepatuhan regulasi. Struktur Pratama–Madya–Utama menciptakan jalur karier yang jelas sehingga retensi personel membaik, sekaligus memastikan ada supervisor dan manajer keamanan yang kompeten di setiap lokasi. Sertifikat kompetensi BNSP juga menjadi bukti due diligence saat audit klien atau tender, dan menaikkan standar layanan pengamanan secara keseluruhan. Bagi individu Satpam, naik jenjang berarti peluang posisi Danru hingga Manajer Keamanan dengan kompensasi lebih baik.
Bagaimana cara mendaftar?
- Pilih LSP/BUJP penyelenggara yang berlisensi BNSP dan mendapat rekomendasi Polri untuk jenjang yang dituju.
- Pastikan prasyarat jenjang terpenuhi (kompetensi jenjang sebelumnya + masa kerja).
- Lengkapi berkas administrasi dan rekomendasi perusahaan/BUJP.
- Ikuti pelatihan penuh, lalu tempuh uji kompetensi.
- Terima sertifikat BNSP beserta Ijazah dan KTA dari Korbinmas Baharkam Polri.
Berapa biaya sertifikasi Gada Madya dan Gada Utama?
Biaya ditentukan oleh penyelenggara/LSP dan dipengaruhi durasi, fasilitas, dan lokasi — tidak dipatok tunggal oleh BNSP. Sebagai gambaran yang beredar di pasar untuk Gada Madya, paket pelatihan berada di kisaran ±Rp7,9–8,4 juta per peserta, dengan biaya uji kompetensi BNSP sekitar ±Rp2,5 juta (opsional/terpisah). Jenjang Gada Utama umumnya lebih tinggi karena materi manajerialnya lebih luas. Angka-angka ini bersifat indikatif; minta rincian resmi ke penyelenggara sebelum mendaftar.
Saat membandingkan biaya, perhatikan komponen yang tercakup: pelatihan, perlengkapan, biaya uji kompetensi, hingga penerbitan sertifikat, Ijazah, dan KTA. Beberapa penyelenggara memisahkan biaya uji dari biaya pelatihan, sehingga harga "paket" bisa tampak lebih murah padahal belum termasuk uji. Untuk kebutuhan korporat, pembiayaan kolektif beberapa personel sekaligus kerap mendapat skema harga yang lebih efisien.
Berapa lama masa berlaku sertifikatnya?
Sertifikat kompetensi BNSP — termasuk untuk jenjang Satpam — umumnya berlaku 3 tahun. Menjelang masa berlaku habis, pemegang sertifikat perlu melakukan re-sertifikasi (surveilans/uji ulang sesuai ketentuan LSP) agar status kompetensinya tetap aktif dan tercatat. Pastikan Anda memantau tanggal kedaluwarsa sertifikat dan mengajukan perpanjangan sebelum jatuh tempo, karena kompetensi yang kedaluwarsa dapat memengaruhi penempatan maupun persyaratan klien. Untuk gambaran umum mekanisme perpanjangan sertifikat BNSP, pahami juga alur re-sertifikasi yang berlaku di LSP penerbit.
FAQ Sertifikasi BNSP Gada Madya & Utama
Apa itu Gada Madya? Jenjang kompetensi Satpam untuk peran supervisor/kepala regu (Danru), menekankan kemampuan manajerial lapangan dan pengawasan tim.
Apa beda Gada Madya dan Gada Utama? Gada Madya menyiapkan supervisor lapangan, sedangkan Gada Utama menyiapkan Manajer Keamanan yang mengelola sistem pengamanan secara strategis.
Apa dasar hukum jenjang Satpam? Perpol No. 4 Tahun 2020 mengatur kompetensi Gada Pratama, Gada Madya, dan Gada Utama bagi anggota satuan pengamanan.
Berapa biaya Gada Madya? Kisaran indikatif pelatihan ±Rp7,9–8,4 juta dan uji kompetensi BNSP ±Rp2,5 juta, bergantung LSP dan fasilitas.
Kapan bisa naik ke jenjang berikutnya? Umumnya paling cepat 2 tahun setelah menduduki jenjang kepangkatan yang sedang dijalani, sesuai ketentuan pembinaan.
Perusahaan Anda ingin meningkatkan kompetensi tim pengamanan secara bersertifikat? Lihat program & jadwal sertifikasi di katalog kursus Dilatih.co.
Sumber
- Peraturan Kepolisian No. 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa
- Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
- Jenjang pelatihan Satpam: Gada Pratama, Madya & Utama (referensi industri)
Baca juga: Panduan Lengkap Sertifikasi BNSP

